Perdagangan illegal satwaliar di Indonesia (Imran SL Tobing)

logo unas fabiona

Abstrak

Pemberantasan perburuan liar dan perdagangan liar harus dimulai dari pedagang, bukan dari pemburu, apalagi masyarakat pinggir hutan. Jaringan perdagangan yang ada di setiap daerah dan pusat harus diputus dan dihancurkan; dan para pelaku harus diberi sanksi seberat-beratnya terutama pedagang karena pedagang faham hukum tetapi tetap melanggarnya. Para masyarakat pinggir hutan, mari kita jaga kekayaan alam bersama-sama, karena bila rusak maka kita yang paling merasakannya; sedangkan para pedagang yang merupakan masyarakat kota (pendatang) akan dengan mudah menghindar dan kembali ke kota.

Kata kunci : perdagangan-illegal, hidupanliar, kampanye, hukum

Disampaikan dalam Sosialisasi dan Kampanye Illegal Trade Tumbuhan dan Satwaliar, Dephut, Pangkalan Bun, 7 Agustus 2008

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *