Sasaran dan Strategi

SASARAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN

I. Sasaran Fakultas Biologi UNAS

  1. Meningkatnya relevansi kurikulum terhadap kebutuhan dan tuntutan stakeholders serta perkembangan biologi;
  2. Meningkatnya efektivitas, efisiensi dan produktivitas proses pembelajaran dan pengelolaan pendidikan;
  3. Meningkatnya atmosfer akademik;
  4. Meningkatnya kualitas lulusan; berbudi pekerti, berdaya saing tinggi dan memiliki jiwa kepemimpinan yang adaptif terhadap masyarakat dan lingkungan;
  5. Meningkatnya kualitas dosen, berdasarkan tingkat pendidikan;
  6. Meningkatnya kualitas tenaga kependidikan, berdasarkan tingkat pendidikan;
  7. Meningkatnya kualitas sistem informasi manajemen internal dan keorganisasian;
  8. Meningkatnya kualitas sistem penjaminan mutu secara terintegrasi dan berkelanjutan;
  9. Meningkatnya penerapan sistem reward and punishment kinerja akademik;
  10. Meningkatnya fasilitas teknologi informasi dan komunikasi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan program “blended learning”, penelitian dan pengabdian pada masyarakat;
  11. Meningkatnya kuantitas dan kualitas peralatan Laboratorium untuk kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat;
  12. Meningkatnya kuantitas dan kualitas kegiatan ekstrakurikuler berupa, diskusi ilmiah, pelatihan, penelitian dan seminar;
  13. Meningkatnya peran alumni dalam pengembangan Prodi dan Fakultas;
  14. Meningkatnya kuantitas dan kualitas kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat oleh dosen dan/atau mahasiswa untuk penyelamatan lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan serta kesehatan masyarakat;
  15. Meningkatnya disseminasi hasil penelitian kepada masyarakat, dan publikasi karya ilmiah dosen dan mahasiswa
  16. Meningkatnya kuantitas dan kualitas kegiatan kerjasama dengan institusi yang sudah terbina selama ini;
  17. Meningkatnya jumlah institusi yang bekerjasama dengan Fabiona.

A. Pengembangan pendidikan

  1. Meningkatnya relevansi kurikulum terhadap kebutuhan dan tuntutan stakeholders serta perkembangan biologi;
  2. Meningkatnya efektivitas, efisiensi dan produktivitas proses pembelajaran dan pengelolaan pendidikan;
  3. Meningkatnya atmosfer akademik;
  4. Meningkatnya kualitas lulusan; berbudi pekerti, berdaya saing tinggi dan memiliki jiwa kepemimpinan yang adaptif terhadap masyarakat dan lingkungan.

B. Pengembangan sumber daya manusia

  1. Meningkatnya kualitas dosen, berdasarkan tingkat pendidikan;
  2. Meningkatnya kualitas tenaga kependidikan, berdasarkan tingkat pendidikan.

C. Pengembangan manajemen internal dan organisasi

  1. Meningkatnya kualitas sistem informasi manajemen internal dan keorganisasian;
  2. Meningkatnya kualitas sistem penjaminan mutu secara terintegrasi dan berkelanjutan;
  3. Meningkatnya penerapan sistem reward and punishment kinerja akademik.

D. Pengembangan sarana pendukung

  1. Meningkatnya fasilitas teknologi informasi dan komunikasi untuk kegiatan pendidikan dalam mendukung program “blended learning”, penelitian dan pengabdian pada masyarakat;
  2. Meningkatnya kuantitas dan kualitas peralatan Laboratorium untuk kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

 E. Pengembangan kegiatan kemahasiswaan dan alumni

  1. Meningkatnya kuantitas dan kualitas kegiatan ekstrakurikuler berupa, diskusi ilmiah, pelatihan, penelitian dan seminar
  2. Meningkatnya peran alumni dalam pengembangan Prodi.

F. Pengembangan penelitian dan pengabdian pada masyarakat

  1. Meningkatnya kuantitas dan kualitas kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat oleh dosen dan/atau mahasiswa untuk penyelamatan lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan serta kesehatan masyarakat;
  2. Meningkatnya disseminasi hasil penelitian kepada masyarakat, dan publikasi karya ilmiah dosen dan mahasiswa.

G. Pengembangan kerjasama

  1. Meningkatnya kuantitas dan kualitas kegiatan kerjasama dengan institusi yang sudah terbina selama ini;
  2. Meningkatnya jumlah institusi yang bekerjasama dengan Fabiona.

II. Strategi pengembangan

A. Strategi pengembangan pendidikan, terutama adalah :

  1. Melaksanaan evaluasi kurikulum secara berkelanjutan setiap tahun, sesuai relevansi dan tuntutan pengguna lulusan;
  2. Menyusun kurikulum berbasis Kerangka Kurikulum Nasional Indonesia (KKNI) berdasarkan ketentuan Diknas;
  3. Mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi;;
  4. Meningkatkan kualitas proses pembelajaran, pembimbingan akademik, penyusunan Karya Ilmiah dan tugas akhir (Skripsi);
  5. Mengembangkan bahan ajar yang bermutu oleh dosen;
  6. Melaksanakan evaluasi kebijakan dan aktivitas akademik secara berkelanjutan;
  7. Mengembangkan berbagai metode penjaringan mahasiswa baru;
  8. Mengembangkan metode pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student centered learning);
  9. Mewajibkan pemberian tugas kepada mahasiswa untuk setiap matakuliah;
  10. Menyelaraskan kegiatan ekstrakurikuler dengan kegiatan akademik;
  11. Meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar.

B. Strategi pengembangan sumber daya manusia, terutama adalah :

  1. Peningkatan taraf studi dosen;
  2. Peningkatan kepangkatan dosen;
  3. Mengembangkan seminar rutin dan diskusi internal dosen;
  4. Meningkatkan keikutsertaan dosen untuk seminar / workshop / pelatihan;
  5. Mengembangkan pelatihan dan diskusi internal dengan tenaga kependidikan;
  6. Meningkatkan keikutsertaan tenaga kependidikan mengikuti workshop dan pelatihan.

C. Strategi pengembangan sistem manajemen internal dan keorganisasian, terutama adalah:

  1. Mengembangkan sistem informasi manajemen internal dan mekanisme keorganisasian;
  2. Mengembangkan sistem penjaminan mutu secara terintegrasi dan berkesinambungan.

D. Strategi pengembangan sarana pendukung, terutama adalah :

  1. Mengembangkan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi yang dapat dimanfaatkan dosen dan mahasiswa;
  2. Mengembangkan fasilitas perpustakaan bagi dosen dan mahasiswa;
  3. Memperbanyak variasi jurnal di perpustakaan;
  4. Mengembangkan peralatan Laboratorium untuk kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

E. Strategi pengembangan kegiatan kemahasiswaan dan alumni, terutama adalah :

  1. Mengembangkan kegiatan senat mahasiswa (Kunjungan Ilmiah, Introduksi Kegiatan Lapangan, Pengenalan Dasar Lapangan, Studi Biologi Lapangan) dan kegiatan berbasis bidang minat;
  2. Mengembangkan kuantitas kegiatan pelatihan / diskusi / seminar mahasiswa;
  3. Mengembangkan kegiatan kuliah umum dan kegiatan ilmiah lainnya dengan melibatkan alumni sebagai pembicara;
  4. Mengembangkan kegiatan ilmiah bersama-sama dengan alumni;
  5. Mengembangkan peran alumni dalam pendanaan kegiatan;
  6. Mengembangkan temu alumni, bekerjasama dengan Perkumpulan Alumni;
  7. Mengembangkan data base.

F. Strategi pengembangan kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat, terutama adalah :

  1. Mengembangkan kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat;
  2. Mengembangkan kerjasama penelitian dan pengabdian pada masyarakat dengan berbagai institusi;
  3. Mengembangkan sistem seleksi proposal penelitian dan pengabdian pada masyarakat;
  4. Mengembangkan publikasi dosen ke berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional;
  5. Mengembangkan publikasi mahasiswa ke berbagai jurnal ilmiah;
  6. Mengembangkan jurnal ilmiah biologi.

G. Strategi pengembangan kerjasama, terutama adalah :

  1. Evaluasi kegiatan kerjasama dengan institusi yang sudah terbina;
  2. Memberikan beasiswa bagi lulusan terbaik bidang konservasi;
  3. Konsistensi publikasi internasional;
  4. Mengembangkan kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan, industri, dan alumni.